Kata terorisme bukan lah sebuah hal yang tabu di era modern ini, bukan lagi sebuah rahasia umum yang harus di tutup tutupin di kalayak ramai. Terorisme dalam era ini sangatlah hal yang wajar, mulai dari teror bom bunuh diri, perebutan wilayah suatu negara, menindas warga sipil, dan tindakan keji lainnya. Banyak pelaku terorisme yang beranggapan bahwa dirinyalah yang benar, dengan melantunankan ayat ayat suci al – quran dan membawa nama islam, membuat para pelaku teror percaya bahwa dirinya sedang berada di jalan yang sudah benar untuk berjihad terhadap tuhannya. Mereka rela mengorbankan nyawa orang lain dan nyawa dirinya hanya untuk melakukan sebuah hal yang salah dan hal yang dapat merugikan orang banyak. Apakah dengan menjadi seorang teroris kita sudah termasuk berjihad dan mati dengan sangat terhormat? Terorisme sendiri adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak t...
Pada zaman yang modern ini mungkin banyak di antara kita yang sudah melupakan betapa pentingnya membaca. Di era yang modern ini kebanyakan dari kita lebih memilih untuk melihat video untuk memperoleh sebuah informasi yang baru, atapun hanya untuk sekedar hiburan. Apalagi di ndonesia ini, rasanya budaya membaca hampir saja punah dari peradaban di zaman ini. Menurut Kantor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mencatat 90 persen penduduk usia di atas 10 tahun gemar menonton televisi, tetapi tidak suka membaca buku. Dibandingkan dengan negara maju, minat membaca penduduk Indonesia rendah. Di negara maju setiap penduduknya membaca 20 hingga 30 judul buku setiap tahun. Sebaliknya di Indonesia, penduduk hanya membaca paling banyak tiga judul buku dan itu pun masyarakat usia 0-10 tahun. Padahal kata Kepala Kantor Perpustakaan Nasional RI Sri Sularsih dalam acara Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk menjadi negara yang maju, kunci ut...